Terpopuler:

Jerawat Setelah Facial, Koq Bisa ?

17 September 2019 - Kategori Blog

Pernahkah Anda mengalami jerawat setelah facial ? lantas apa yang harus dilakukan terhadap jerawat yang timbul akibat perawatan facial ? Pertama-tama yang harus dilakukan saat ini adalah konsultasikan apa yang dialami ini kepada dokter kulit untuk mengatasi keluhanmu, agar tidak bertambah parah. Kemudian, kalau Anda panik mengapa tiba-tiba keluhan tersebut timbul, sebenarnya jerawat (acne) memang dapat timbul kapan saja, dan pada siapa saja. Penyebabnya banyak sekali (multifaktor), mulai dari adanya faktor keturunan (genetic), hormon, gaya hidup, infeksi, makanan, stress, kosmetik dan sebagainya.

Apa Penyebab Jerawat Timbul Setelah Facial

Dari masalahmu, timbul jerawat setelah facial dilakukan, boleh jadi memang penyebabnya adalah facial, tapi boleh jadi juga facial bukan satu-satunya penyebab. Apakah kamu tidak memakai produk perawatan kulit, rambut atau kuku yang lain ? apakah keluhan gatal di saat berkeringat dan panas baru pertama kali dialami, atau sebelumnya ada gejala serupa, tapi dengan derajat yang lebih ringan ? Karena dapat saja keluhan seperti jerawat tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan tumpang tindih dengan keluhan yang sudah ada, dengan adanya kejadian facial ini menjadi bertambah parah.

Jadi kamu menduga facial sebagai kemungkinan penyebabnya, bisa saja demikian. Karena facial atau perawatan apapun yang dilakukan selalu memiliki kemungkinan risiko terjadinya efek samping, bahkan oleh produk perawatan yang dikatakan natural atau alami sekalipun.

Tindakan mana dari facial itu yang menyebabkan timbulnya jerawat, tentunya dari bahan-bahan (kosmetik) yang dipakai pada saat facial, bisa dari pembersihnya, penyegar (toner), maskernya, dan sebagainya. Bisa juga karena pewangi atau pewarna dari bahan facial tersebut. Bahkan, ada kemungkinan juga dari peralatan atau tindakan saat facial yang kurang bersih atau higienis.

Mengapa terjadi demikian ?

Hal ini disebabkan adanya kontak antara kosmetik dengan kulit yang menyebabkan kemungkinan bahan kosmetik ini diserap oleh kulit dan masuk ke bagian lebih dalam, sehingga tidak hanya mempengaruhi permukaan kulit saja. Salah satu dampak yang dapat terjadi akibat pemakaian kosmetik seperti ini adalah jerawat (akne kosmetik)

Akne kosmetik terjadi disebabkan oleh kontak kulit dengan bahan kosmetik yang bersifat aknegenik, misalnya lanolin pada bedak padat atau masker penipis (peeling mask), petrolatum pada minyak rambut atau maskara, maupun alkohol laurat yang ada pada pelembab.

Maka, ketika suatu kosmetik justru menimbulkan masalah pada kulit Anda, alangkah baiknya untuk selanjutnya berhati-hati dalam memilih produk perawatan. Penting pula diperhatikan tata cara melakukan facial dan menggunakan kosmetik yang benar, sehingga tidak terjadi salah pakai atau pemakaian yang berlebihan, yang biasanya menyebabkan efek samping. Untukmu, carilah alternative perawatan atau kosmetik lain, sebaiknya yang hipoalergenik dan nonkomedogenik, dengan memerhatikan informasi mengenai produk yang akan digunakan lebih teliti.

 
Chat via Whatsapp

 
Chat via Whatsapp