grahasuntik

( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0

Vitamin A dan Jerawat

Rabu, Februari 13th 2019.

vitamin A

Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin larut dalam lemak yang berperan penting dalam pembentukan sistem penglihatan yang baik. Terdapat beberapa senyawa yang digolongkan ke dalam kelompok vitamin A, antara lain retinol, retinil palmitat, dan retinil asetat. Akan tetapi, istilah vitamin A seringkali merujuk pada senyawa retinol dibandingkan dengan senyawa lain karena senyawa inilah yang paling banyak berperan aktif di dalam tubuh. Vitamin A banyak ditemukan pada wortel, minyak ikan, susu, keju, dan hati.

Gejala yang ditimbulkan akibat kelebihan Vitamin A

Seperti kita ketahui, vitamin ini dapat kita peroleh secara bebas di pasaran. Jika anda mendapatkan vitamin A dari dokter, tentunya anda telah mendapatkan dosis yang sesuai, yang memang diperlukan. Yang kita pelu ketahui adalah tanda tanda atau gejala jika terjadi kelebihan vitamin, yaitu kulit kering dan bersisik, rambut rontok, bibir pecah-pecah, gatal, sariawan, sampai demam ringan. Jika sampai terjadi demikian, tentunya dianjurkan pemakaiannya dievaluasi kembali, jika perlu dihentikan.

Lebih jauh lagi, dalam dermatology, sudah lama dikenal luas penggunaan sekelompok senyawa yang terdiri dari retinol (vitamin A) dan turunannya, baik alamiah maupun sintetik, yang disebut retinoid.

Turunan dari Vitamin A dan Fungsinya

Hingga kini pemakaian retinoid dan turunannya ini terus berkembang, dipakai sebagai obat minum maupun obat yang dioleskan ke kulit. Pemakaiannya diindikasikan pada berbagai kelainan kulit, antara lain jerawat, psioriasis, kelainan pigmentasi, kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, dan beberapa keganasan kulit.

Pada pengobatan jerawat, dikenal pemakaian salah satu bentuk asam vitamin A, yaitu isotretinoin tablet. Pemakaian obat ini harus dengan resep dan pengawasan dokter. Seperti halnya dengan vitamin A, pemakaian asam vitamin A juga memiliki efek samping berupa kulit kering, sariawan, bibir pecah-pecah, rambut rontok, kekeringan mata, nyeri otot dan tulang, serta peningkatan kadar lemak dalam darah.

Umumnya efek samping tersebut di atas akan berangsur normal kembali begitu pemakaiannya dihentikan. Bila dianggap perlu, dilakukan pemeriksaan laboratorium di awal terapi dan periode waktu tertentu. Biasanya juga dianjurkan untuk lebih banyak minum selama pemakaian obat ini. Sementara itu, bagi mereka yang ingin hamil dan sedang hamil, obat ini merupakan kontraindikasi.

Yang penting, jangan mencoba menambah dosis. Memang mengobati jerawat kadang tidak mudah, perlu kedisplinan, kepatuhan, dan kesabaran yang tinggi. Karena penyebab jerawat sangat banyak, maka pengobatan jerawat sangat individual (spesifik pada setiap orang) sehingga hasil pengobatan terbaik selalu diperlukan kerja sama yang baik pula antara Anda dengan dokter.

Produk terbaru

CS Yuni


WhatsApp : 085311142066
BBM : D0573AFC

CS Tania


WhatsApp : 082392456647
BBM : D036FCC2

Pengiriman